Kamis, 04 Juli 2013

Emosi Ibu, berpengaruh pada Anak

Alhamdulilah, satu urusan untuk persiapan sidang sudah beres, InsyaAllah senin ini berjuang lagi untuk melengkapi yang lain. Saat perjalanan pulang bertemu dengan tetangga kompleks, rumahnya berbeda blok dari kontrakan saya, teteh ini sedang berkunjung ke rumah mertuanya. Tak lupa saya menyapanya...
"teteh, assalamualaikum.." 
ia jawab "walaikumsalam" 
lalu kami bercakap-cakap "teteh, syifa pa kabar?"
Sedikit murung ia menjawab
"ya gitu teh, Syifa drop lagi kadar proteinnya naik lagi.. ahhh bingung teh.. anak sakit gini mah susah-susah gampang.."
"Sabar ya teh, smoga syifa lekas sembuh...." mungkin itu yang bisa saya ucapkan.

"iya teh, aamiin.. atuhlah susah teh... makannya gitu, ga boleh ini, ga boleh itu... anak makan telor, ya bosen dia nya... mau makan yang lain gmana? saya nya jadi susah teh.... liat syifanya kayak gitu, saya jadi sedih... males makan, dia ga makan saya ikut ga makan...nasi tuh rasanya ga bisa masuk,,, sekarang mah makan yang ada aza... lemes teh saya nya... yakin bahwa syifa bakal sembuh tapi kan butuh proses ya teh.. saya juga sudah berusaha,, memberikan yang terbaik..."
Tertangkap aura duka dari matanya...

"iya teh,,,, Semoga yang terbaik buat syifa... tetehnya harus semangat dan sehat ya.... Tong malas makan, kalau teteh sakit siapa coba yang bisa rawat syifa"
beliau pun tersenyum, saya melanjutkan lagi kata-kata saya 
" Emosi ibu itu berpengaruh pada anak loh teh, kalau teteh sedih, murung, syifa pun ikut merasakannya... jadi teteh harus optimis dan suport syifa untuk sembuh... selain usaha kita secara medis, menyiapkan makanan yang sehat, dukungan batin seorang ibu ke anak itu berpengaruh besar pada kesembuhan anak"
ia menjawab  
"bener juga teh..."
  saya jawab "iya teh... Semangat"...

Setelah percakapan itu kami berpisah dan saya nya... ehmmmm "Ya Allah, saya sotoy banget yak... -__-" ... Semoga teori yang saya sampaikan benar.... ahhhhh.... bagi saya, emosi seorang ibu itu berpengaruh pada anak... kalau ibu positif anak jd positif, kalau ibu negatif anak jadi negatif... karena anak itu bagai spons yang menyerap energi disekitarnya...". Oya, anak tetangga saya ini mengalami penyakit Sindroma nefrotik yang butuh penangan khusus, kasihan anaknya baru berusia 5 tahun... Mohon doanya semoga syifa lekas sembuh...lebih lengkap tentang penyakit ini baca di sini.

Ehmmm, pengaruh emosi ibu itu berpengaruh bagi kondisi janin loh ( hahaha ga nyambung ya,,,, cz saya cari-cari tentang anak ga dapet yawdahlah ke janin aza... kan sama-sama anak, bedanya yang satu masih dalam kandungan, yang satunya lagi dah tiba kedunia). Para ahli yang concern dengan perkembangan janin bayi selama masa kehamilan di dalam rahim ibunya melakukan berbagai macam penelitian. Di awal penelitian, mereka berhipotesis (menduga) bahwa pengaruh kondisi psikologis ibu pada perkembangan janin itu saling berhubungan. Di sini, kondisi psikologis yang baik (positive thinking) selama masa kehamilan bisa membentuk bayi dengan fisik yang sempurna dan juga mental yang sehat.

Dr Thomas Verny di dalam Buku yang diterbitkan Association for Prenatal and Perinatal Psychology and Health (APPPAH) dan juga Journal of Prenatal and Perinatal Psychology and Health mengatakan bahwa pikiran wanita hamil itu berhubungan erat dengan bayi yang dikandungnya. Menurutnya, segala hal yang dirasakan dan dipikirkan ibu hamil itu dikomunikasikan kepada bayinya melalui neurohormon (hormon saraf), seperti halnya nikotin dan alkohol atau obat-obatan yang dikonsumsi ibu hamil.

Tak hanya menurut Dr. Verny saja, di dalam jurnal ensiklopedia kesehatan disebutkan bahwa emosi, mental, dan juga kondisi fisik ibu hamil itu dipengaruhi hormon dan molekul-molekul yang sangat tergantung dengan emosi. Ada pun emosi pada ibu hamil sendiri, menurut Deepak Chopra, M.D, terbentuk dari bagaimana dia memandang kehamilannya, perencanaan kehamilannya, pernikahannya, pekerjaannya, kesehatannya, bahkan hingga lingkungan di sekitarnya. Masih menurut dia, pikiran ibu hamil adalah penentu dari emosinya. Dan emosi menjadi penentu bagi neurohormon. Persis seperti ucapan yang dikatakan Dr.Verny.

Dr. Deepak Chopra menjelaskan penelitiannya. Ketika seorang ibu hamil merasa takut, stres, dan khawatir, hormon-hormon stres yang ada di dalam tubuhnya akan ke luar dan masuk ke seluruh pembuluh darah. Termasuk pembuluh darah yang menghubungkannya ke tubuh bayi yang sedang dikandungnya melalui plasenta. Dan ini jelas membuat darah di dalam tubuh bayi pun menjadi tinggi kadar hormon stresnya.

Hormon stres yang tinggi di dalam darah bayi yang ada di dalam rahim bisa mengaktivasi sistem endokrin. Dan sistem endokrin berpengaruh kuat terhadap perkembangan otak bayi yang ada di dalam rahim tersebut. Dari penelitian yang dilakukan terhadap bayi yang lahir tidak sesuai yang diharapkan (seperti prematur, kurang berat badannya, hperaktif, mudah teriritasi, hingga mudah sakit) didapatkan hasil bahwa selama kehamilan ibu mereka mengalami kondisi psikologis yang tidak baik/stres. Sebaliknya, bayi-bayi yang sehat dan pintar adalah bayi-bayi yang dilahirkan dari ibu-ibu yang selama masa kehamilannya dipenuhi dengan hal-hal positif. Seperti bahagia, keadaan lingkungan yang mendukung, tenang, nyaman, dan jauh dari stres.

Gitu deh... berpengaruh banget... So saat lagi hamil itu harus terus berpikir positif, jangan sedih ataupun stres.. Jadi inget, Dalam firman Allah pun... diingatkan  bahwa saat hamil itu ga boleh bersedih hati " Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah,'Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahnu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan mengugurkan buah kurma yang masak padamu. Makan makan, minum dan bersenang hatilah engkau..." (QS Mariyam: 24-26). Semoga Bermanfaat...

(Terus belajar menjadi perempuan peradaban... untukMu, bentuk ibadahku...
Suatu saat saya akan melalui fase ini...hamil, melahirkan, menyusui, mendidik, mengantarkan anakku pada jalan kesuksesan dunia akherat,,,, Aamiin....Bunda mencintaimu kemarin, hari ini, esok dan selamanya... )

Untukmu yang sedang Berjuang

Allahumma Surril Islam wal Muslimin wal Mujahidin fi Falestine...wa fi Misr
Allahumma Surril Islam wal Muslimin wal Mujahidin fi Falestine...wa fi Misr
Allahumma Surril Islam wal Muslimin wal Mujahidin fi Falestine..wa fi Misr
Allahumma ashlih Ummata Muhammad. Allahumma farrij ‘an Ummata Muhammad. Allahumma Rham Ummata Muhammad,
Allahumma ansur al-muslimeena fil falasteen, wa fi Misr, wa fi Kashmir, wa fil Afghanistan, wa fil Iraq, wa fil Suriah wa fi kulli makaan
Allahumma aizzal-Islama wal-Muslimeen, Allahumma aizzal-Islama wal-Muslimeen, wa adhillash-shirka wal-Mushrikeen, wa dammir adaa’ad-deen, wahmi hawzatal-Islami Ya rabbal Alameen.
Allahumma adh-dhibil-Kafarata wa alqi fi qulubihim-urr-’uba wa khalfi baina kalimatihi wa anzil ‘alaiyhim rijzaka wa adhabak,
Allahumma Ya Khaliq as-Samawati wal ard, Ya Hammi, Ya Hafidh, Ihhmi Ahlanna Fil Misr, wa fil Iraq, wa Filasteen, wa Kashmeer, wa Afghanistan. Ihhmi Habbatta Ayninna Al Misr, wa Filasteen, wa Afghanistan. Allahumma wahf-dhahum Min Kulli Sharrin Wasu’. Allahumma unsurrhum Fi Kulli Makkan. Allahumma Ameen. Allahumma Ameen. Allahumma Ameen..


( Di pergantian hari ini.... ditemani rintik hujan di bumi milikNya.... Ku berdoa untukmu saudaraku... Sehebat apapun makar manusia, sedahsyat apapun, sekuat apapun.... akan sisa-sisa dan tak akan terjadi tanpa izin dariNya.... Gejolak ini, luka ini, sakit ini, fitnah ini adalah cara Allah untuk melihat iman di dada para hambaNya, melihat perjuangan para hambaNya, yang akan menjadi catatan indah saat kita bertemu denganNya.... Jangan bersedih saudaraku, dunia ini sementara.... dunia ini hanya tempat kita berjuang untuk mengapai surga....  Muslim itu bersaudara, bagaikan tubuh saja satu bagian terluka semua merasakan sakitnya....)

Rabu, 03 Juli 2013

Brand New Day



By Cherrybelle
Jangan pernah merasa sendiri
Jangan pernah kau berkecil hati
Hilangkan semua resah gelisah
Tunjukkan dunia kau pasti bisa

Someday you’ll find that you are brighter than the star
Just be strong, just be brave and be sure, cause you can
Kaulah bintang hidupmu

Lupakanlah semua yang lalu, kita sambut yang baru
Janganlah kau ragu, tuk maju kejar semua impianmu

Hadapi semua rintangan, kuatkanlah tekadmu
Gapailah semua anganmu, yakinkanlah dirimu
It’s a brand new day

Coba sejenak renungkan ini
Langkahkan kaki mantapkan hati
Yakinlah semua kan baik saja
Jadikan hidupmu lebih indah

Someday you’ll find that you are brighter than the star
Just be strong, just be brave and be sure, cause you can
Kaulah bintang hidupmu

Lupakanlah semua yang lalu, kita sambut yang baru
Janganlah kau ragu, tuk maju kejar semua impianmu

Hadapi semua rintangan, kuatkanlah tekadmu
Gapailah semua anganmu, yakinkanlah dirimu
It’s a brand new day

Bad things happen
but there’s always a reason
gonna end this rainy season
let’s start some action

Show ‘em what u got (what u got)
Come on give a shot

Chibi/Twibi Come closer (this is not over)
we’re getting stronger, getting stronger than ever
(we’re gonna get stronger)

 ( Semangat Pagi.... Wuaahhhhhh,,,,, bukan karena saya pengemar chibi-chibi ya... tapi saya suka lirik lagunya buat Semangat.... Semangat mengejar impian, Semangat menebar manfaat bagi semesta... Wuahhh... Aku bisa... \^_^/ )

Terlupakan, tapi Allah tak pernah Lupa

Siapa yang tak kenal dengan Umar bin Khattab seorang amirul mukminin yang terkenal dengan keadilannya, kelembutannya, kerasnya pada yang menyalahi aturan Allah, pembuka Al Quds.... juga Khalid bin Walid, seorang panglima perang yang memiliki julukan "Pedang Allah yang terhunus" berlanjut ke masa berikutnya Umar bin Abdul Aziz, seorang khalifah abasiyah yang mendobrak kebiasaan khalifah sebelumnya dan berhasil mengukir sejarah dalam 2 tahun 9 bulan kesejahteraan dan keadilaan rakyat tercipta, lain lagi pemuda yang satu ini Muhammmad Al Fatih, yang namanya dipuji beratus tahun sebelum ia lahir ke dunia oleh Rasulullah sebagai panglima terbaik yang akan menahlukan Konstatinopel. Serta banyak namanya lain yang mungkin tak bisa saya sebut satu-satu disini.

Bukan mereka yang menjadi pokok cerita disini, tapi orang lain disekitar mereka. Orang-orang yang tak tercatat sama sekali dalam buku sejarah, pasti ada orang-orang hebat yang meliputi diri mereka. Contoh kecilnya saja Muhammad Al Fatih tidak akan menjadi apa-apa bila ia sendiri, ia memerlukan pasukan terbaik yang akan saling bahu membahu menahlukan Konstantinopel? Siapa nama-nama orang yang ada didalam barisannya, kitapun tak tahu. Tapi yakinlah Allah tak melupakan nama mereka satupun dan Allah sudah tetapkan balasan untuk seluruh amal mereka.

Begitupun dengan kita saat ini, memiliki bagian masing-masing dalam menyambut kemenangan islam dan mewujudkan perkataan Rasulullah bahwa pada akhirnya kita kembali ke fase nubuwah. Kita memiliki peranan masing-masing, mungkin ada yang terlihat atau tersembunyi, mungkin ada yang tenar dan di puja banyak orang atau ada yang berada di barisan paling belakang yang siap menjaga dengan kemampuan yang dimiliki.

Pada bagian mana kita mengambil peran?
Pemimpinkah?
Pendidikkah? dan lainnya...
Apapun, yang menjadi potensi dalam diri kita untuk mengapai kemenangan itu.... Di Ibaratkan seperti tubuh saja...Tubuh ikan misalnya... Ada yang jadi jantung yang memompa darah keseluruh tubuh, dua mata untuk melihat, satu mulut untuk makan, insang untuk bernafas, sisik yang melindung diri ikan dll, sisik ikan yang jumlahnya sangat banyak tapi ia terlupakan, bayangkan kalau ikan tak bersisik apa jadinya dia.

Apapun posisi kita sekarang, apapun posisi kita nanti, Jadikan diri kita sebagai bagian yang akan membentuk Rumah kemenangan ini... Bila menjadi pemimpin jadilah pemimpin yang baik, pengusaha yang baik, pendidikan yang baik, insiyur yang baik, amil zakat yang baik, Tentara yang baik, cleaning service yang baik, supir yang baik dan tugas-tugas yang lainnya.. Karena ga semuanya akan jadi pejabat, karena ga akan semuanya jadi guru, karena ga semuanya akan jadi pengusaha ada bagian-bagian kecil seperti tukang kebun, supir, OB, petugas kebersihan.... Ahhh bayangkan kalau semua orang mengerjakan dengan baik tugasnya dan menjalankan karena ibadah padaNya. Sungguh indah dunia....

Tak perlulah kita bangga bila suatu saat kita di posisi atas, karena Allah yang mengizinkan kita ada di posisi itu. Tak perlulah kita merendahkan orang lain karena profesinya, tapi yakinlah bahwa ia memiliki peran membantu kita dan kita sulit bergerak karenanya....

Kita bagaikan huruf-huruf yang tersusun rapi... dan tidak dapat tergantikan antara satu dengan yang lain "Saya anak baik dan soleha" bila "a" ga ada terus diganti "x" jadinya "Sxyx xnxk bxik dxn solehx" samakah artinya beda bukan... Kita semua istimewa, kita semua memiliki bagian untuk perubahan ini, sekecil apapun.. huruf z mungkin jarang digunakan tapi "zebra" akan tidak terdengar "zebra" bila z diganti dengan k. Walau peran kita kecil, walau peran kita tak terlihat, tersembunyi, mungkin rendah tapi yakinlah bahwa Allah tak melihat seperti itu saat kita sungguh-sungguh melakukan karenaNya.... :')

Ayo semangat melejitkan potensi diri dan menjadi bagian perubahan.... jadikan Allah sebagai petunjuk dan pembimbing.... Menjadi bagian apapun itu, yakinlah posisi itu adalah posisi terbaik dari Allah yang akan menghantarkan kita ke surgaNya dan bertemu denganNya.. Hamasah ......... \^_^/

Selasa, 02 Juli 2013

Nak, Ramadhan t'lah Tiba ! ^_^

Tak terasa ya,,, Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, hayu manfaatkan moment ini untuk mengajarkan anak tentang makna bulan penuh berkah ini. Rasulullah saw selalu memberi kabar gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan kepada umat Islam. Beliau bersabda,
 

“Telah datang kepada kamu syahr al-mubarak (bulan yang diberkahi). Diwajibkan kamu berpuasa padanya. Pada bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, syaithan-syaithan dibelenggu. Padanya juga terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barang siapa yang terhalang pada malam tersebut, maka ia telah terhalang dari kebaikan tersebut.” (HR. Ahmad, An Nasaa’i, dan Baihaqi)

Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengajak anak bergembira menyambut ramadhan :

1.Bercerita Tentang Keutamaan Ramadhan

Bercerita dapat dijadikan cara membangun antusiasme anak menyambut Ramadhan. Kita bisa menceritakan kisah-kisah luar biasa yang terjadi di bulan Ramadhan. Misalnya, kisah hebat tentang kemenangan umat Islam pada saat perang badar. Dimana kemenangan tersebut diraih pada saat pasukan kaum Muslimin tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Selain kisah bersejarah di masa Rasulullah dan para sahabat, kita juga bisa menceritakan pengalaman puasa yang menyenangkan pada masa kecil dulu.

Dengan demikian, pelan-pelan anak-anak dapat menerjemahkan sendiri keindahan bulan Ramadhan dari kisah yang kita ceritakan. Sehingga saat Ramadhan tiba, bangunan keindahan Ramadhan menjadi utuh dan hadir dalam kesehariannya.

2.Membersihkan Rumah

Berikan pemahaman kepada anak bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa yang Allah berikan kepada umat Islam untuk membersihkan dirinya dari dosa. Maka, sebelum kita membersihkan diri dari dosa-dosa, ada baiknya kita membersihkan rumah dari segala debu dan kotoran terlebih dahulu.

Kita bisa membagi tugas pada seluruh anggota keluarga. Misalnya, sang ayah dan anak laki-laki mendapat tugas membersihkan halaman dan ruang tamu. Sementara ibu dan anak perempuan membersihkan kamar mandi dan dapur. Kita juga bisa mengajak anak-anak mengubah tata letak ruangan agar tercipta suasana baru yang menyenangkan.

3.Membuat Hiasan Bertema Ramadhan

Menggiring anak ke dalam keriangan suasana Ramadhan bisa juga dilakukan dengan cara membuat hiasan-hiasan dinding atau poster bertema puasa. Hiasan-hiasan itu bisa berupa gambar atau tulisan yang dapat menyemangati anak untuk berpuasa. Misalnya, “Hari Gini Nggak Puasa? Lebay Ah!” .


Bisa juga membuat Cergam Dinding Ramadhan yg pembuatannya banyak melibatkan kegiatan tempel-menempel, Cergam Dinding Ramadhan ini cara buatnya simpel : gambar-gunting-tempel..
 

Bahan yg perlu disiapkan:
1. Kardus
2. Kertas brosur, kalender, leaflet, katalog dll (yang sudah tdk terpakai)
3. Kertas warna-warni
4. Peralatan pendukung: gunting, lem, pulpen/pensil

Langkah-langkah pembuatan:

1. Diawali dengan menggambar sketsa diatas kertas putih, sbg contoh: ambil, gambar pada panel : buka puasa/latar belakang buah semangka. (foto 1/paling kiri atas).

2. Selanjutnya, Dimulai dengan menggunting sketsa menjadi beberapa potongan-potongan pola. (pola tangan, wajah, rambut, baju, jilbab dll). Kemudian dari potongan pola tersebut kita jiplak diatas kertas yg bermotif berwarna (kertas brosur2/kalender). Kegiatan ini sangat menyenangkan karena di tahap inilah kita menentukan pilihan warna/motif pada potongan baju, sarung, wajah seseorang, angota tubuh, jilbab serta properti lain yg tampak pd cergam tersebut. Kemudian kita potong2 (tampak pd foto ke 2/tengah atas)

3. Satukan potongan2 tersebut, dan jadilah sebuah gambar yg menyatu, kemudian tempel pada latar belakang yang sudah disiapkan. untuk latar belakangnya saya meggunakan kertas warna-warni (kertas origami) karna susah mencari kertas bekas berwarna polos yang lebar. Saya pilih tema buah-buahan, biar lebih menarik dan anak semakin suka. Caranya sederhana, gambar bentuk buah sesuai yang kita inginkan, kemudian gunting.
Cara yang sama juga dilakukan untuk panel2 gmbar yg lain (panel apel: bangun sahur, panel lemon: tadarusan dll), bisa dilihat difoto2 pd baris ke dua.

4. Untuk pembuatan huruf, caranya hampir sama bisa dilihat di foto baris yg bawah, namun lebih sederhana karena kita tidak perlu membuat sketsa, langsung saja tulis huruf diatas kertas dgn motif yg kita inginkan. Kemudian gunting, dan satukan dengan huruf-huruf lain hingga membentuk kata. Tempel diatas kertas putih. Kemudian gunting mengikuti alur huruf, sisakan sedikit sebagai bingkai.

5. Tahapan terahir adalah menggunting kardus menyerupai bentuk masjid dan kita susun panel-panelnya beserta tulisan “Happy Ramadhan” hingga membentuk sebuah rangkaian cerita bergambar. Seperti tampak pada foto yang paling besar. Jangan lupa sertakan pula tulisan/dialog pada setiap panel untuk menerangkan isi cerita.

6. Jangan lupa libatkan anak dalam pembuatan karya kita.


4.Buat Target Pencapaian Ibadah Ramadhan Berikut Hadiahnya

Untuk menyemangati, tak ada salahnya kita membuat lembar capaian prestasi yang menunjukkan kesungguhan seluruh anggota keluarga menjalankan puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Buat dalam bentuk tabel dan tandai dengan tanda bintang untuk setiap prestasi yang dicapai anggota keluarga.
Misalnya, tabel puasa, tabel shalat lima waktu, tabel shalat tarawih, tabel tadarus, tabel sedekah, dan lainnya.

Jangan lupa, siapkan hadiah yang akan diberikan untuk setiap prestasi yang dicapai anak. Akan lebih baik jika hadiah tersebut disertai dengan penjelasan bahwa hadiah dari Allah jauh lebih penting kita dapatkan, yakni keridhaan dan kasih sayang-Nya.

5.Dimulai dengan Puasa Sunnah

Agar anak tidak kaget, baik secara fisik maupun mental, latihlah mereka dengan puasa sunnah di luar bulan Ramadhan. Terutama di bulan Rajab dan sya’ban.  Sebagaimana Rasulullah saw puasa di bulan Rajab dan Sya’ban sebelum memasuki Ramadhan.

6.Dimulai Sejak Dini

Bisa karena biasa. Ungkapan tersebut benar adanya jika diterapkan dalam hal berlatih ibadah untuk anak-anak kita. Sebagaimana menanamkan kebiasaan baik, perilaku dan akhlaq yang baik, menanamkan ketaatan dalam ibadah, termasuk berpuasa di bulan Ramadhan sejak kecil mutlak dilakukan oleh para orang tua.

Dalam menjalankan tugas mendidik anak-anaknya, orang tua memang kerap menghadapi dilema saat harus mengajari anak mereka berpuasa. Keinginan untuk melatih anak-anak beribadah sejak dini sering menghadapi benturan ketidak setujuan. Baik itu dari orang tua, mertua, bahkan dari para kerabat yang sering menganggap kita terlalu tega memaksa anak-anak berpuasa.

Sementara, melatih anak beribadah memang harus dilakukan sedini mungkin. Jangankan soal ibadah, Rasulullah saw telah mengajarkan akhlaq dan etika kepada anak-anak yang masih belia. Seperti yang tergambar dalam hadits yang diriwayatkan Muslim berikut ini. Dalam suatu kesempatan makan bersama anak kecil beliau bersabda,

“Wahai anakku, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kanan, dan makanlah yang dekat terlebih dulu.”

Namun, soal puasa memang agak riskan, mengingat ibadah ini melibatkan fisik secara dominan. Abdullah Nashih Ulwan dalam bukunya Tarbiyatul Aulad fil Islam mengatakan, perintah mengajar shalat dapat disamakan dengan ibadah lainnya, seperti shaum dan haji bila mampu.

Rasulullah saw, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Daud dan Tirmidzi menyuruh kita untuk memerintahkan anak-anak kita shalat pada usia tujuh tahun. Dan memukulnya apabila mereka tak mau shalat pada usia sepuluh tahun.

Tapi, sebagai orang tua kita tentu paham betul kondisi anak-anak kita. Di usia berapa dia sanggup berpuasa, dalam jangka waktu berapa lama dia mampu menjalaninya, orang tua, terutama ibulah yang mampu membacanya.

Yakinkan pasangan, orang tua, mertua, atau anggota keluarga lain yang tak setuju dengan latihan puasa pada anak kita, bahwa manfaat melatih anak puasa sejak dini sangat banyak. Diantaranya, melatih anak untuk takut pada Allah. Dengan puasa ia dilatih untuk merasa selalu diawasi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selain itu, dengan puasa anak terlatih untuk meredam keinginannya yang berujung pada pembentukan sikap sabar, ikhlas, serta menghindarkannya dari sikap konsumtif.



(Happy Ramadhan ^_^.... Kapan ya bunda bisa merasakan moment seperti ini bersamamu cinta? Jadi kangen anak ku... Loh... hahaha )


Sumber disini dan disini... hehe